Jaringan epidermis merupakan sederet
lapisan sel yang terletak atau berada paling luar dari tubuh tumbuhan. Sel pada
jariingan epidermis ini umumnya berbentuk pipih dan berderet rapi sebanyak 1
lapisan. Untuk mengetahui seperti apa wujud dan juga bentuk dari sel-sel pada
jariingan epidermis, Anda dapat mengamati kulit terluar tumbuhan menggunakan
mikroskop. Mari kita simak artikel
dibawah ini untuk mengetahui apasaja fungsi jaringan meristem.
Pengertian Jaringan Meristem, Fungsi jaringan meristem
1. Sebagai Pelindung Semua Organ Tumbuhan
Seperti yang sudah dijelaskan di atas tadi,
fungsi jaringan epidermis yang paling utama ialah sebagai jaringan pelindung
semua organ tumbuhan, mulai dari batang, akar, daun, atau buah dari segala
kondisi dan juga pengaruh lingkungan luar. Sel-sel yang tersusun dengan deretan
yang rapi pada jaringan epidermis memungkiinkan organ bagian dalam tubuh
tumbuhan terlindungi dari perubahan suhu udara, infeksi patogen secara
langsung, kelembaban, dan sebagainya.
Oleh sebab itu, jaringan epidermis umumnya memiliki ciri teksturnya lebih keras
dibandingkan jaringan lainnya, bulu akar, dilengkapi sel kipas, dan spina
(duri).
2. Membatasi Penguapan pada Tumbuhan
Fungsi jaringan epidermis selanjutnya
adalah sebagai jaringan pengatur proses transpirasi atau penguapan air dari
tumbuhan. Fungsi ini dilakukan oleh stomata yang menjadi salah satu bagiian
dari jaringan epidermis selain trikomata. Saat suhu udara tinggi, stomata pada
jaringan epidermis akan menutup dengan rapat agar laju transpirasi tanaman
dapat dibatasi, sedangkan saat suhu udara rendah, stomata akan membuka dengan
sangat lebar agar sebagian air dapat terbuang ke udara dan tidak membeku di
dalam jaringan tumbuhan. Kadangkali stomata juga menjadi jalan sekresi air dari
dalam tumbuhan melalui proses gutasi.
Pengertian Angin, Jenis-Jenis Angin
3. Penyimpanan Cadangan Air
Sel-sel pada jaringan epidermis mempunyai
protoplasma yang pipih dan besar. Hal ini menjadikan ia sebagai salah satu
tempat penyimpanan cadangan air bagi tumbuhan. saat musim kemarau tiba dan
kadar air tanah sudah tidak mencukupi lagi, air-air yang tersimpan di dalam
protoplasma jaringan epidermis akan diambil dan diangkut ke daun untuk diproses
melalui fotosintesis.
4. Penyerapan Zat Air Dan Unsur Hara
Jaringan epidermis yang terletak di akar
juga berfungsi sebagaai penyerap air dan unsur hara dari dalam tanah. Fungsi
jaringan epidermis yang satu ini dilakukan terutama oleh trikomata yang
termodifikasi menjadi bulu akar.
5. Difusi Oksigen dan Karbondioksida
Fungsi jaringan epidermis yang terakhir
adalah sebagai tempaat proses difusi oksiigen dan karbondioksida saat tumbuhan
melakukan respirasi dan sekresi hasil fotosintesis. Fungsi ini umumnya hanya
terjadi di daun dengan stomata sebagai organ pelaksananya. Dewasa ini, stomata
pada daun yang bisa melakukan difusi sering dimanfaatkan petani guna mengaplikasikan
pupuk daun pada tanaman mereka. Unsur haara yang diberikan melalui daun akan
terserap sempurna melalui difusi yang diilakukan oleh stomata ini.
Pengertian Gastropoda, Contoh Gastropoda
0 Response to "Pengertian Jaringan Epidermis, Fungsi Jaringan Epidermis"
Posting Komentar